Posted by rNest on September 27, 2009
Senang deh liburan ini. Saya bisa jalan-jalan ke tempat-tempat baru. Salah satunya pulau Nusa Kambangan. Bukan untuk lihat-lihat penjara, tapi untuk menikmati indahnya pantai pasir putih di sana.
Saya berangkat ke Nusa Kambangan bersama keluarga saya kira-kira pukul 8 pagi naik ferry dari Cilacap. Perjalanan naik ferry kurang dari 10 menit. Kami ditemani seorang kenalan paman saya yang bekerja di salah satu lapas (lembaga pemasyarakatan) di pulau tersebut.
Dari perhentian ferry, kami menaiki mobil menuju pantai. Sepanjang perjalanan, saya melihat lapas-lapas yang ada di pulau itu. Mulai dari Lapas Batu, Lapas Besi, Lapas Narkotika, Lapas Kembang Kuning, dan masih ada lapas-lapas lain yang saya lupa namanya. Ada juga beberapa rumah-rumah di kiri-kanan jalan, tapi entah kenapa kebanyakan terlihat kosong dan lama terabaikan.
Sampai di pantai, mata saya langsung tertarik kepada sebuah batu karang yang mempunyai pedang besar tertancap di atasnya. Karena air laut sedang cukup tinggi dan ombak sedang agak ganas, pengunjung pantai ngga bisa mendekati dan naik ke batu itu buat melihat pedang tadi. Saya penasaran pedang itu punya cerita apa. Saya membayangkan dulu ada dewa apaa yang bertarung dengan dewa manaaa lalu salah satu dari mereka dikutuk menjadi pedang yang tertancap itu karena kalah. Hahahaa.

- Pedang di atas batu karang
Dari pantai itu, kita bisa menuju pantai lain yang jauh lebih secluded dan tak kalah indahnya melalui jalan setapak yang dibuat menyusuri pinggir hutan. Ngga jauh kok, hanya 10 menit jalan kaki. Tapi kalau jalan sendirian, males juga kali yaa. Hutan gitu di kiri-kanan.
Read the rest of this entry »
Posted in Family Symphony, Happy Happy Holiday | 13 Comments »
Posted by rNest on June 6, 2009
I’m quite speechless at this moment.
Waktu kecil, Mama pernah beli video tape berjudul Mother Goose Nursery Rhymes. I really, really loved it. Videonya berisi cerita perjalanan Mother Goose. Selama perjalanan, Mother Goose melihat dan mendengar banyak hal, yang semuanya digambarkan dengan lagu-lagu nursery rhymes.
Setelah VCR ngga zaman lagi di Indonesia, dan video tape player di rumah saya rusak, saya ngga bisa lagi nonton si Mother Goose. Dua tahun lalu, saya lihat ada tempat yang menawarkan transfer VCR ke CD. Ternyata, Mama juga udah berusaha mindahin video-video zaman jebot yang kami punya ke CD. Sayangnya, si Mother Goose udah agak rusak gitu dan ngga bisa ditransfer ke CD. Aaaaa…
Pagi ini, entah bagaimana, saya tiba-tiba merasa kangen dengan lagu-lagu masa kecil saya. Lagi mellow kali ya. Entah dari mana, saya dapat pencerahan untuk mencoba search di youtube. Ternyata, saudara-saudara… ada yang sharing video itu di Youtube!
Read the rest of this entry »
Posted in Childhood Memories, Tidbits of Life | 4 Comments »
Posted by rNest on September 29, 2008
Sekarang saya mengerti kenapa banyak produk kosmetik yang menyertakan peringatan “Keep out of children’s reach” di bagian belakang kemasannya.

Ben (baju garis-garis) dan Naya lagi ngubek-ngubek barisan produk-produk cewek di kamar saya
Read the rest of this entry »
Posted in Family Symphony, Happy Happy Holiday | 10 Comments »
Posted by rNest on July 13, 2008
Beberapa hari yang lalu (kalo ngga salah minggu lalu), saya nonton acara pembagian kondom gratis di jalan-jalan sebuah kota oleh salah seorang artis Indonesia. Sepertinya memang sudah lama ya kejadian ini, soalnya waktu saya nonton katanya, “Kali ini …. membagikan kondom di ….” Berarti sebelumnya udah pernah di beberapa kota lain. Berhubung saya jarang nonton tivi dan jarang ngikutin perkembangan berita artis-artis, akhirnya saya baru tau minggu lalu. Hehekh.
Layaknya acara bagi-bagi kondom gratis lainnya, acara ini juga katanya sekalian kampanye anti AIDS. Bagus sih alasannya. Tapi kok ya saya merasa kalo orang bagi-bagi kondom gratis itu jadi lebih kayak kampanye Free Sex. It’s like they’re telling you, “Hey guys, now we have good reason to have more sex.”
Emang ngga ada cara lain ya, buat kampanye anti AIDS?
Read the rest of this entry »
Posted in Family Symphony, Sepenggal Pemikiran, Serba-Serbi Televisi | 7 Comments »
Posted by rNest on July 2, 2008
Meat itu bukan nama teman lama saya. Bukan pula nama sepupu saya. Tapi nama kampung halaman saya. Tempat kakek dari kakek saya dulu tinggal dan akhirnya dikuburkan ketika meninggal. Kalau ada orang nanya, “Kamu Siahaan dari mana?”, pasti saya bakal jawab, “Meat.” *meski bisa dipastiin kalo orang yang nanya bakal balik nanya, “Heh? Meat? Di mana tu?”
Meat itu letaknya 40 menit perjalanan dari rumah kakek saya di kampung (which is 5,5 jam perjalanan mobil dari rumah saya), tepat di pinggir danau Toba dan kalau ke sana naik mobil, sumpeh ye, jantungan! Jalannya sempit, cuma cukup buat satu mobil, di satu sisi gunung batu menjulang dan di sisi lain jurang langsung ke danau.


Read the rest of this entry »
Posted in Family Symphony, Happy Happy Holiday, Sepenggal Pemikiran | 8 Comments »
Posted by rNest on January 21, 2008
I guess it takes a lifelong journey to understand what real love is. Or is it something that we just live with, without having to question?
Keep asking myself whether I’ve ever really made you smile.
Were my shoulders strong enough for you to lay your head when things seem too hard to bear?
Did my words soothe your wounds? Did they share your joy, the beaming of your heart?
And after all these times, have I really made you proud?
Saya ngga mau jadi seorang yang menyusahkan. I really don’t want to. That would be like living a dead life.
- cheers to all -
Posted in Family Symphony, My Prince Charming, Senang Punya Sahabat | Leave a Comment »
Posted by rNest on January 16, 2008
Senangnya bisa pulang ke rumah. Hehehekh. Jam 6 pagi tadi saya berangkat dari Bandung menuju Cengkareng dan naik flight jam 10.45 ke Medan. Akhirnya, setelah 2 hari ini uring-uringan, mood naik-turun ngga jelas, saya bisa semangat lagi!! (buat yang sudah menyemangati saya, makasih yaa.
)
Nih, saya mau berbagi agenda liburan saya:
Read the rest of this entry »
Posted in Family Symphony, Tidbits of Life | 5 Comments »