2 Desember 2009. 23.54.
So ironic. Di saat pagi tadi mengawali hari dengan renungan tentang mempergunakan waktu dengan baik, justru sepanjang hari ini saya dengan “cerdas”-nya membuang-buang waktu. Kerjaan yang harusnya bisa selesai, malah tertunda dengan indahnya. Jangankan untuk kerjaan yang saya memang kurang suka (seperti ngegabungin laporan tugas). Kerjaan yang saya suka aja (nyari ide buat tema artikel) ngga kesentuh!
Malam ini saya benar-benar seperti ditampar. Manajemen waktu itu ngga cukup cuma niat. Teori-nya boleh aja banyak yang saya tahu. Tapi kalau dari diri saya sendiri ngga mau berkorban untuk mempraktikkan yang saya tahu, ngga ada gunanya 1001 teori manajemen waktu.
Weekend yang lalu saya dan teman-teman pengurus LPMI mendapat kesempatan berharga belajar dari kesaksian hidup Pak Hari Sudarma. Salah satu hal yang beliau bagikan adalah bahwa Tuhan justru memakai orang-orang yang sibuk untuk melakukan pekerjaan-Nya. Kita sering berpikir kita sudah ngga punya cukup waktu; ngga mungkin mengerjakan ini dan itu lagi dengan adanya tanggung jawab a dan b.
Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.
Sepanjang hari tadi cukuplah sudah untuk menegur dan mengingatkan saya betapa banyak yang masih harus saya kerjakan dan raih.
So.. tonight, I’ve decided to quit. I’m quitting my comfort zone.
Diawali dengan freeze karma di Plurk beberapa menit yang lalu. Plurk itu salah satu mainan yang sebenarnya ngga banyak gunanya buat saya. Kalau ngeblog atau numblr, at least saya bisa mengasah kemampuan menulis saya atau sekadar mencari inspirasi tulisan. Kalau ngeplurk, sejauh ini belum ada manfaat nyatanya buat saya selain bisa pakai emoticon lucu-lucu. Hihihiii.
Langkah-langkah berikutnya akan saya ceritakan nanti. Sekarang saya mau bobo dulu, supaya nanti bisa bangun pagi-pagi. Bagaimana seseorang mengawali hari sangat mempengaruhi bagaimana akhir harinya. Kalau paginya aja udah nunjukin gelagat ngga sigap dengan telat bangun, gimana bisa sigap menghadapi satu hari penuh. Hehehee.
Yuk ah.
- cheers to all -



