Not Just Anybody

Aku. Berbagi cerita, berbagi kasih, berbagi opini. Karena kita semua diciptakan untuk berbagi. Jadi… whenever you open this blog, jangan malu-malu berbagi comment ya? Hehehe.

Archive for the ‘Tidbits of Life’ Category

Semua tentang keseharian Kichong.

I Quit

Posted by rNest on December 3, 2009

2 Desember 2009. 23.54.

So ironic. Di saat pagi tadi mengawali hari dengan renungan tentang mempergunakan waktu dengan baik, justru sepanjang hari ini saya dengan “cerdas”-nya membuang-buang waktu. Kerjaan yang harusnya bisa selesai, malah tertunda dengan indahnya. Jangankan untuk kerjaan yang saya memang kurang suka (seperti ngegabungin laporan tugas). Kerjaan yang saya suka aja (nyari ide buat tema artikel) ngga kesentuh!

Malam ini saya benar-benar seperti ditampar. Manajemen waktu itu ngga cukup cuma niat. Teori-nya boleh aja banyak yang saya tahu. Tapi kalau dari diri saya sendiri ngga mau berkorban untuk mempraktikkan yang saya tahu, ngga ada gunanya 1001 teori manajemen waktu.

Weekend yang lalu saya dan teman-teman pengurus LPMI mendapat kesempatan berharga belajar dari kesaksian hidup Pak Hari Sudarma. Salah satu hal yang beliau bagikan adalah bahwa Tuhan justru memakai orang-orang yang sibuk untuk melakukan pekerjaan-Nya. Kita sering berpikir kita sudah ngga punya cukup waktu; ngga mungkin mengerjakan ini dan itu lagi dengan adanya tanggung jawab a dan b.

Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.

Sepanjang hari tadi cukuplah sudah untuk menegur dan mengingatkan saya betapa banyak yang masih harus saya kerjakan dan raih.

So.. tonight, I’ve decided to quit. I’m quitting my comfort zone.

Diawali dengan freeze karma di Plurk beberapa menit yang lalu. Plurk itu salah satu mainan yang sebenarnya ngga banyak gunanya buat saya. Kalau ngeblog atau numblr, at least saya bisa mengasah kemampuan menulis saya atau sekadar mencari inspirasi tulisan. Kalau ngeplurk, sejauh ini belum ada manfaat nyatanya buat saya selain bisa pakai emoticon lucu-lucu. Hihihiii.

Langkah-langkah berikutnya akan saya ceritakan nanti. Sekarang saya mau bobo dulu, supaya nanti bisa bangun pagi-pagi. Bagaimana seseorang mengawali hari sangat mempengaruhi bagaimana akhir harinya. Kalau paginya aja udah nunjukin gelagat ngga sigap dengan telat bangun, gimana bisa sigap menghadapi satu hari penuh. Hehehee.

Yuk ah.

- cheers to all -

Posted in Sepenggal Pemikiran, Tidbits of Life | 13 Comments »

Christmas Buzz

Posted by rNest on December 1, 2009

Ngga kerasa udah bulan Desember. Artinya sebentar lagi Natal! Senang. :) Tahun ini sudah dibeliin tiket pulang sama Mama dan Papa. Akhirnya di tahun terakhir kuliah bisa Natalan di rumah. Hehee. Ngga di rumah juga sih, karena bakal ngerayain Natal sambil liburan di tempat lain. Tapi tempatnya lebih dekat ke rumahlah. Hahahaa.

Oya, menyambut Natal kali ini, saya mau melakukan beberapa misi kecil. Yang pertama : ngirim kartu Natal ke Madame Gillet dan keluarga Debras. Heu. Udah lamaaa banget ngga kirim kabar ke Madame Gillet. Mudah-mudahan beliau masih sehat. Dulu waktu di Belgia, rumah Madame Gillet jadi tempat saya main piano sore-sore. Sayangnya Madame Gillet ngga bisa dan malas belajar make komputer, jadi no chance for keeping contact by Internet. Gyaa.

Menurut saya jauh lebih berkesan nerima kartu beneran daripada nerima kartu lewat email. Meskipun niatnya sama, tapi kalo nerima kartu beneran rasanya seperti merasakan benar-benar orang yang ngirim kartu masih hidup dan ada di dekat kita. *buktinya masih bisa nulis ucapan di kartu. Hihihiii.

Hore horee. Hari ini jadi punya alasan jalan-jalan beli kartu. Besok punya alasan jalan-jalan ke kantor pos. Gyahahahaa.

- cheers to all -

Posted in Tidbits of Life | 2 Comments »

Tracing Dreams

Posted by rNest on November 14, 2009

Udah dua malam ini saya mimpi aneh. Kemarin malam, saya mimpi bertengkar dengan seseorang dan saat saya memalingkan muka ke belakang, ada tiga makhluk semacam kuntilanak yang berdiri agak jauh menghadap saya. Untungnya wajah mereka ngga kelihatan karena lagi nunduk. Huee.

Nah, waktu saya cerita ke teman saya, dia bilang, biasanya mimpi kayak gitu melambangkan adanya ketakutan-ketakutan yang mungkin tidak saya sadari atau sedang saya hindari.

Waktu KP bulan Juni-Juli yang lalu, saya sering banget mimpi dan menceritakan mimpi saya pada Seli dan Mel. Saya jadi sadar kalau sebenernya saya sering banget mimpi dan entah kenapa gampang mengingat mimpi-mimpi saya, meskipun mungkin ngga secara detil.

Saya ingat, waktu kecil pernah mimpi naik mobil ke luar kota. Saya duduk di kursi penumpang dekat pintu, di belakang supir. Saat mobil masih melaju, pintu di sebelah saya tiba-tiba terbuka dan tubuh saya seperti ditarik keluar.

Kalau dipikir-pikir, mimpi-mimpi saya sering mengambil setting tempat di lokasi yang itu-itu juga. Saya sering merasa dejavu setelah bangun dan mengingat setting tempat mimpi saya. Sebagai contoh, ada sebuah mall yang sering banget muncul di mimpi-mimpi saya. Mall itu besar, kayak dua atau tiga mall digabung jadi satu. Di mall ini banyak banget eskalator dan tangga. Terus, ada gedung parkir yang besar di sebelahnya. Biasanya mall ini jadi setting mimpi-mimpi di mana saya tersesat atau terpisah dari keluarga atau teman-teman saya. Saya harus naik-turun eskalator, keluar-masuk bagian-bagian mall, capek dan putus asa.

Mall tadi juga biasanya jadi setting mimpi-mimpi di mana orang-orang yang saya kasihi mengalami kecelakaan di dekat saya. Saya pernah mimpi sedang di sebuah koridor panjang di salah satu bagian mall ini bersama dengan seorang teman. Sepanjang sisi kiri koridor tersebut berupa dinding kaca, dan kita bisa melihat langit dari situ. Tiba-tiba ada pesawat terbang di luar bergerak ke arah saya dan teman saya, seolah bermaksud menabrak kami. Saya dan teman saya cepat-cepat lari ke arah ujung koridor, tapi sayang pesawat tersebut sudah menabrak dinding kaca sampai runtuh dan teman saya langsung jatuh terluka.

Ada lagi tempat-tempat lainnya yang masing-masing meninggalkan perasaan yang beda-beda kalo udah bangun. Hehee. Saya pernah berpikir, bagaimana ya kalau tempat-tempat itu ternyata benar-benar ada di entah belahan bumi sebelah mana.

Meskipun ada pendapat bahwa kebiasaan tracing dan analisis mimpi bisa membantu seseorang menyadari dan menghadapi masalah-masalah dalam kehidupannya sehari-hari, saya masih ngga tertarik bikin dream journal. Sampai sekarang sih saya masih menganggap bahwa mimpi itu ya mimpi aja. Penambah sensasi saat bobo. Kadang jadi sumber inspirasi. Lebih sering jadi sumber penentu mood di pagi hari. :D

Udah ah, mau nugas dulu. Moga nanti malam mimpi indah.

- cheers to all -

Posted in Tidbits of Life | 6 Comments »

22nd Wishlist

Posted by rNest on November 1, 2009

Horeee. 16 hari lagi umur saya palindrom (*dibaca dari depan sama dari belakang hasilnya sama hihii) :D Artinya, sudah saatnya launching birthday wishlist 2009!! Hohohoo.

And here goes…
Read the rest of this entry »

Posted in Tidbits of Life | 5 Comments »

Youtube and My Childhood

Posted by rNest on June 6, 2009

I’m quite speechless at this moment.

Waktu kecil, Mama pernah beli video tape berjudul Mother Goose Nursery Rhymes. I really, really loved it. Videonya berisi cerita perjalanan Mother Goose. Selama perjalanan, Mother Goose melihat dan mendengar banyak hal, yang semuanya digambarkan dengan lagu-lagu nursery rhymes.

Setelah VCR ngga zaman lagi di Indonesia, dan video tape player di rumah saya rusak, saya ngga bisa lagi nonton si Mother Goose. Dua tahun lalu, saya lihat ada tempat yang menawarkan transfer VCR ke CD. Ternyata, Mama juga udah berusaha mindahin video-video zaman jebot yang kami punya ke CD. Sayangnya, si Mother Goose udah agak rusak gitu dan ngga bisa ditransfer ke CD. Aaaaa…

Pagi ini, entah bagaimana, saya tiba-tiba merasa kangen dengan lagu-lagu masa kecil saya. Lagi mellow kali ya. Entah dari mana, saya dapat pencerahan untuk mencoba search di youtube. Ternyata, saudara-saudara… ada yang sharing video itu di Youtube!

Read the rest of this entry »

Posted in Childhood Memories, Tidbits of Life | 4 Comments »

Posted by rNest on May 29, 2009

People can be so mean. :(

Posted in Tidbits of Life | 2 Comments »

Setelah Sekian Lama

Posted by rNest on February 18, 2009

Haloo! Lama tak bersua dengan blog tercintah. Tiga minggu serasa tiga dekade! Halah.

Ceritanya beberapa hari ini saya kembali merasa gloomy. Mungkin pengaruh memasuki awal dari (hopefully) tiga semester terakhir saya di kampus dan kesadaran bahwa I haven’t done that much. Ups. Atau mungkin hanya pengaruh temperamen saya yang san-mel jadi suka mood-moodan dengan siklus ngga jelas.

Nahh. Alasan saya kembali mengisi blog ini adalah karena ini salah satu cara meningkatkan mood baik saya. :D

Sekarang cerita apa yang terjadi selama dua minggu terakhir deh. Sesuatu yang berkaitan dengan judul postingan kali ini. Setelah sekian lama…

Read the rest of this entry »

Posted in Senang Punya Sahabat, Tidbits of Life | 14 Comments »

It (should not be) Complicated

Posted by rNest on January 22, 2009

Tadi pagi saya baca tulisan sepupu saya di fesbuk yang judulnya “Adulthood Sucks”. I’ll quote parts of it that I find interesting…

ADULTS TURN LOVE INTO A COMPLICATED THING

that’s why there are several kinds of relationship status in facebook, friendster, and whatsoever

single, in a relationship, married, engaged, it’s complicated, in an open relationship

my god. Read the rest of this entry »

Posted in Tidbits of Life | 17 Comments »

First Week

Posted by rNest on January 19, 2009

Sebenarnya udah dari Selasa yang lalu pengen nulis. Pengen berbagi cerita soal hari pertama (resminya) liburan, 12 Januari 2009, yang saya lewatkan dengan choir dadakan Voice of Truth (baca: koor Pois op Trut). Tapiii karena menunggu upload’an foto, akhirnya post tentang Voice of Truth harus ditunda. Hehekh.

Tapi sekarang udah seminggu berlalu dan kayaknya agak aneh kalo saya post soal itu sajah. Diputuskanlah post review minggu pertama liburan. Hohoo.

Seperti yang udah saya singgung, Senin yang lalu saya bareng teman-teman VoT (halah!) ikut mengisi Natal PMK ITB dengan menyanyikan beberapa lagu. Kenapa tadi saya bilang choir dadakan, soalnya baru ngumpul dan latihan hari Jumat sebelumnya. Tapi thank God semua berjalan dengan lancar. Belum lagi ternyata ni anak-anak pada gokil.

Pois op Trut

Minggu ini juga berhasil menyelesaikan novel Dongeng Ketiga Belas karya Diane Setterfield. Read the rest of this entry »

Posted in Happy Happy Holiday, Tidbits of Life | 9 Comments »

Permen dan PI

Posted by rNest on January 2, 2009

Hayoo.. apa hubungannya permen sama PI* ? :D

Kemarin saya dibagiin cerita tentang sebuah permen Tamarind, sebungkus Chitato dan PI. Hehekh. Warning: ini bukan iklan kedua merek tersebut. Huee.

Sebelum saya memulai cerita sebenarnya, saya perkenalkan dulu tokoh-tokoh ceritanya ya. Kayak komik Sailormoon dulu lohh. Ada halaman perkenalan tokohnya dulu. Hohoo. Tokoh utamanya kita sebut saja Oknum Tamarind. Oknum Tamarind adalah seorang mahasiswa, moody tapi baik hati. Ahayy. Tokoh semi utama (he? emang ada istilah gitu??) kita sebut saja Oknum Tengah. Oknum Tengah adalah seorang wanita muda yang telah bersuami. Tokoh figuran kita akan disebut Oknum Chitato. Beliau merupakan suami dari Oknum Tengah.

Nah, sekarang. Read the rest of this entry »

Posted in In Love With HIM, Sepenggal Pemikiran, Tidbits of Life | 9 Comments »