Filosofi Kubangan

Sore itu, setelah menunggu hujan yang turun dengan derasnya reda, saya dan adik saya berjalan keluar rumah. Seperti layaknya keadaan setelah bumi diguyur air, di sana-sini terdapat genangan air kecoklatan. Sambil berjalan dengan hati-hati untuk menghindari tiap genangan yang ditemui, saya tiba-tiba teringat akan “filosofi pelangi”.

… seberapa pun derasnya hujan yang turun atas hidup kita, suatu saat pasti akan muncul pelangi yang menandai akhirnya.

Sesuai dengan keyakinan saya that everything happens for a good reason, saya berpendapat bahwa setiap hujan terjadi agar manusia bisa melihat keindahan pelangi pada akhirnya.

Lalu, bagaimana kalau setelah hujan yang turun dengan ganasnya, tidak ada busur berwarna yang menampakkan diri di langit? Bagaimana kalau yang ada hanya genangan air kotor yang mengganggu jalan dan merusak pemandangan?

Sambil berpikir, saya sempat memperhatikan bayangan langit biru yang dipantulkan oleh genangan air yang saya lompati. Hmm.. boleh juga nih, ngaca di air, begitu pikir saya.

And then it occured to me. Kita bisa berkaca di genangan air itu.

Kadang, setelah dihujani berbagai masalah dalam hidup kita, yang kita lihat hanyalah genangan air kotor – tumpukan keruwetan yang menjadi efek samping masalah utama kita. Sayangnya, kita sering menganggap genangan air kotor itu sebagai sesuatu yang nggak berguna, yang hanya merusak pemandangan indah yang ingin kita lihat setelah didera hujan dan menambah sakit di kepala kita. Padahal sih, kalau mau berkaca sedikit saja, mungkin genangan air itu bisa menjadi tempat kita melompat ke arah yang lebih baik dalam hidup kita.

Alih-alih menghindarinya, jika kita mau mempergunakan “keruwetan” yang digambarkan dengan genangan air tadi untuk introspeksi diri, mungkin kita tidak hanya akan mengembalikan keadaan yang buruk ke kondisinya semula, tetapi juga membuatnya lebih baik dari yang pernah kita bayangkan.

Everything happens for a reason. Bahkan genangan air kotor pun bisa berarti sesuatu yang positif… if only we’d take a closer look and change the way we see it.

– cheers to all – 

Advertisements

4 thoughts on “Filosofi Kubangan

  1. owhhh….(bacanya dengan nada2 yang dipopulerkan bunda sarah y nes…)

    aaaa…… napa aq g baca blogmu sejak lama kakak q…

    emang yah, dah gitu banyak masalah yg dihadapi tp tetap aja pemikiran untuk melihat lebih dekat masalah itu dan mengambil sisi positifnya di saat itu juga, masih susah muncul…

    smangat kak!!
    bTw k, mulai detik ini aq akan memanggilmu kakak yah, kek k’nancy n k’irene…
    gB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s