Tentang Kartu Kredit

Saya agak tergelitik melihat bagaimana pandangan orang-orang tentang pemakaian kartu kredit (yang tentunya banyak dilontarkan akibat berita tentang seorang nasabah kartu kredit yang ramai beredar akhir-akhir ini). Saya ngga berniat membahas tentang berita tersebut, tapi tertarik membagi sedikit pendapat saya tentang pemakaian kartu kredit.

Saya dulu menganggap punya kartu kredit itu berbahaya, hanya akan membuat pemiliknya konsumtif dan hidup dalam belitan hutang. Nyatanya kondisi hidup konsumtif dan belitan hutang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kepemilikan kartu kredit. Kedua kondisi itu disebabkan oleh pilihan yang kita buat sendiri.

Saya banyak belajar tentang pemakaian kartu kredit dari mama dan dari acara Oprah Winfrey. Saya sendiri mulai memakai kartu kredit sejak tahun lalu. Pesan tiket pesawat online, dapat penawaran diskon khusus di tempat-tempat tertentu, bayar uang pendaftaran ke salah satu universitas di Australia… Saya secara pribadi merasa sangat terbantu oleh kartu kredit yang saya miliki. Dan tiap bulan, saya ngga pernah punya hutang tuh. Kenapa? Karena secepatnya setelah transaksi, ketika saya lewat ATM, saya langsung bayarkan jumlah transaksi kartu kredit yang telah saya lakukan.

Apa gunanya dong punya kartu kredit kalo begitu? Kartu kredit itu kan ngga berfungsi buat menghilangkan kewajiban kita membayar, hanya memudahkan saja ketika kita tidak bisa bertransaksi langsung secara tunai atau adanya kesulitan transaksi antar bank-nya customer dengan bank tujuan pembayaran. Plus, kadang memberi fasilitas tambahan seperti diskon, atau makanan gratis di lounge-lounge airport. :D Tetap saja kita harus bayar apa yang memang menjadi hutang kita, dan supaya kita ngga keburu dijerat beban bunga yang berlebihan, yaa ketika tagihan datang (atau bahkan sebelum tagihan datang), kalau uangnya sudah ada, bayarlah langsung. Atau setidaknya bayar jumlah minimum pembayaran tagihan setiap bulan. Jangan hidup dalam ilusi bahwa kita ngga punya “kewajiban” bayar apapun terhadap siapapun.

Yang saya lihat sih, orang seringkali ngga mendapat informasi yang benar mengenai kartu kredit. Biasanya mereka hanya mendapat informasi tentang kemudahan dan manfaatnya, tapi tidak di-warning tentang konsekuensi dan tanggung jawab yang mengikuti. Orang tahunya tinggal gesek, ngga tahu soal gimana hitungan pertambahan bunganya, berapa jumlah minimal yang sebaiknya dibayar setiap kali tagihan datang, dan seterusnya.

Saya ngga akan berpanjang-panjang tentang itu di sini. Tapi yah.. just thought I should state that credit cards are not bad. Kebiasaan kita ingin hidup gampang dan serba mewah-lah yang bikin kartu kredit jadi jelek.

Ngga ada barang yang jelek. Yang ada watak manusia yang memakainya yang jelek. :-P

– cheers to all –

Advertisements

11 thoughts on “Tentang Kartu Kredit

  1. Itungan bunganya gimana sih nes?
    Gw kebiasaan kalo pake terus lupa bayar haha..
    Untungnya cuma buat yang kecil2 cem nonton..

  2. hihi, postingannya baguuus!! ini bbrp IMHO aku aja ya..
    – sbnrnya sih lbh untung klo membayarnya adalah persis di jatuh tempo ness, krn dengan demikian ada time-value of money nya. misalnya kamu masi bs dapet bunga tabungan, atau bahkan investasi (tp belanjaan kita emg belom sekaliber berjuta2 sih, hihihi :p).
    – jatuh tempo itu biasanya 20 hari setelah tgl cetak. hehehe.
    – manfaat lain kartu kredit: dapet poin u/ tiap nominal tertentu. misalnya Rp 2500 = 1 poin. nah secara berkala biasanya ada event yg diadain u/ nuker poin2 itu. mulai dari gift2 kecil kayak body butter bodyshop atau discount u/ pembelian brg elektronik. hehehe.
    – selayaknya pinjaman pd umumnya, org yg punya credit card punya identitas BI yang dipantau perilaku membayarnya. jadi kalau bs jgn telat bayar, supaya tdk te-record dan malah jd “CV” kita kalo nanti2 mengajukan kredit smacam kredit rumah dll.

    jd sbnrnya credit card itu punya 2 fungsi: alat bantu bayar non-tunai dan u/ membantu mengatur keuangan personal kita, kalau bnr makenya. hehe. smogaa komen nya informatif dan ga sotoy ya :)

  3. kita hanya harus bijak saja menggunakan kartu kredit dan menyadari bahwa uang yg kita gunakan itu milik orang lain/bank yang dipinjamkan dalam bentuk kartu dan tentunya harus dibayar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s